Provinsi Lampung Pasok 60% Pangan DKI Jakarta

Provinsi Lampung Pasok 60% Pangan DKI Jakarta
Provinsi Lampung Pasok 60% Pangan DKI Jakarta

INFOBDL.NET – Perkembangan perkebunan dan pertanian di lampung sangat dipengaruhi oleh pembangunan infrastruktur terutama proyek, rel kereta api, Trans Sumatera, pelabuhan dan bandar udara (bandara). Pemerintah mesti konsisten untuk segera merealisasikan pembangunan bagi rakyat Lampung, mengingat peningkatan kualitas sarana sarana-sarana tersebut sangat penting bagi mobilitas produk perkebunan dan pertanian.

Selain itu pemerintah pusat dan pemerintah daerah lampung sendiri, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sebaiknya juga ikut berinvestasi di bidang infrastruktur agar transportasi pangan jauh lebih cepat dan murah.

Di lansir laman Koran jakarta, sekitar 60 persen kebutuhan pangan Ibu Kota dipasok dari Lampung. Hal itu dikemukakan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Arinal Djunaidi, ketika dihubungi, Minggu (1/2).

Arinal Djunaidi juga mengemukakan, selama ini sekitar 60 persen kebutuhan pangan seperti beras, sapi, sayur-mayur dan buah-buahan penduduk Jabodetabek dari Lampung.

“Lampung itu pintu gerbang. Kalau Lampung berkembang maka bukan saja Sumatera yang terkena imbasnya tapi juga Jawa, terutama Jakarta,” jelas Arinal.

Advertisement

Meski Lampung merupakan gerbang pulau sumatra, mirisnya adalah apadakenyataannya Lampung kini menjadi provinsi ke-8 termiskin nasional. Hal ini tentu tidak boleh dibiarkan. Pengembangan provinsi lampung harus terus dilakukan. Pengembangan sarana transportasi di Provinsi Lampung bisa meningkatkan peran Lampung sebagai pemasok kebutuhan pangan bagi Jabodetabek. Peningkatan ekonomi Lampung juga juga bisa memberikan kontribusi bagi pertumbuhan produk domestik bruto (PDB), yakni sekitar 1-2 persen.

Arinal membenarkan jika selama ini Pemprov Lampung hanya menunggu dari pusat tentang kebijakan pembangunan infrastrukur transportasi. “Tapi yang jelas, tanpa jalan darat yang layak petani Lampung susah membawa produknya ke Jakarta. Makanya jangan heran jika suatu waktu terjadi gejolak harga pangan. Ini karena pasokan tidak stabil,” tukas dia.

Untuk merealisasikan hal tersebut Pemprov Lampung sudah menyiapkan semua pembebasan lahan, dan perencanaan infrastruktur, akan tetapi pada akhirnya harus menunggu pusat karena rencana utama ada di pusat. Wilayah yang dilalui harus yang memberikan kontribusi besar bagi Lampung.

Selain pembangunan jalan Pemerintah juga harus cepat membangun lebih banyak dermaga, sehingga tidak terjadi bottle neck pada musim padat. Meski Lahan untuk dermaga ini sudah disiapkan Pemprov Lampung, namun pembangunannya tetap harus menggu keputusan dari pusat.

Advertisement

MENU
shares