Anggota Polisi Polda Lampung Di Jerat Hukuman Mati

Anggota Polisi Polda Lampung Di Jerat Hukuman Mati
Anggota Polisi Polda Lampung Di Jerat Hukuman Mati

INFOBDL.NET – Oknum Anggota polisi Polda Lampung, Brigadir MR terancam hukuman mati. Penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung menjerat MR dengan pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Di dalam pasal tersebut termaktub bahwa seorang yang memiliki atau menjadi perantara narkoba bukan tanaman yang beratnya melebihi lima gram terancam pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun.

Di Lansir Laman Tribun Lampung, Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung Komisaris Besar Edi Swasono menuturkan, penyidik menjerat MR dengan pasal 114 ayat (2) karena barang bukti yang ditemukan dari MR berupa sabu-sabu seberat kurang lebih 80 gram. “Yang bersangkutan kami jerat pasal 114 yang ancamannya bisa pidana mati”, Minggu (15/2/2015).

Advertisement

Selain menyita sabu-sabu, polisi juga menyita lima buku rekening beberapa bank atas nama MR.
Menurut Edi, jumlah uang di tiap buku rekening itu bervariasi. “Kalau ditotal jumlahnya mencapai Rp 250 juta,” kata Edi.

Polisi sudah meminta pihak bank untuk memblokir rekening MR. Penyidik juga berencana melacak siapa saja yang mentransfer uang ke rekening MR. “Jika diperlukan kami akan kerja sama dengan pihak bank dan Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) untuk melacak rekening MR. Namun untuk sementara belum sampai harus ke PPATK,” tuturnya.

Polisi juga menemukan buku harian MR yang isinya adalah nama-nama pembeli kristal haram.
Edi menerangkan, penyidik sedang mendalami siapa saja nama-nama tersebut. “Nama-nama pembeli juga hanya berupa nama tidak ada identitas lengkap. Makanya perlu kami dalami,” jelas dia. Dari buku harian MR, tutur Edi, MR bisa meraup keuntungan paling kecil Rp 5 juta tiap harinya dari berjualan sabu-sabu.(tl)

Advertisement



MENU
shares